Profile Stadion Piala Eropa 2020: Olimpico yang Kental Sejarah

Maradona-lefilm.com – Stadion Olimpico sebagai diantara venue Piala Eropa 2020 adalah tempat dua team papan atas Serie A asal ibu kota, Lazio serta AS Roma. Venue ini juga jadi saksi bisu jumlahnya kompetisi ketat di di antara ke-2 team ini.

Tetapi, Olimpico sudah mengadakan sering laga sepak bola bersejarah. Maklum, Olimpico diantara stadion dengan umur paling tua di dunia. Awalannya stadion ini namanya Stadio dei Cipressi di tahun 1937.

Di Desember 1950, stadion ini alami perbaikan serta beralih nama jadi Stadio dei Centomila yang diresmikan 1953.

Stadion Olimpico

Waktu namanya Stadio dei Centomila, stadion ini pernah tembus kemampuan 100 ribu pemirsa. Tetapi semenjak Olimpiade 1960, nama stadion kembali lagi beralih, sekarang Stadio Olimpico yang bertahan sampai saat ini.

Tahun 1989, Olimpico jalani proses perbaikan untuk persiapan diantara venue untuk Piala Dunia 1990, dimana Italia dengan status untuk tuan tempat tinggal. Saat itu, Olimpico serta diakui mengadakan partai final yang menghadapkan Jerman Barat kontra Argentina.

Perbaikan terbaru Stadion Olimpico berjalan tahun 2007 kemarin. Saat itu, beberapa design internal stadion memiliki 70.634 ini dipercantik supaya bisa mengadakan final Liga Champions tahun 2009.

Sekarang dengan muka anyar itu, Olimpico kembali lagi diakui jadi venue diantara moment banyak sepak bola, Piala Eropa 2020.

Jadwal Laga Piala Eropa 2020 di Olimpico

  • 12 Juni 2020 (Group A)

Turki Versus Italia

  • 17 Juni 2020 (Group A)

Italia Versus Swiss

  • 21 Juni 2020 (Group A)

Italia Versus Wales

  • 4 Juli 2020

Perempat Final

 

Peristiwa Penting: Piala Dunia 1990

Stadio Olimpico pernah merasakan perbaikan besar di tahun 1989 yang memaksakan Lazio serta AS Roma mainkan partai kandang Serie A di Stadio Flaminio.

Arah perbaikan itu karena Olimpico adalah diantara stadion yang mengadakan Piala Dunia 1990, dimana Italia dengan status tuan tempat tinggal.

Keseluruhan semasa Piala Dunia 1990, Olimpico mengadakan enam laga. Lima pertandingan salah satunya menyertakan tim nasional Italia.

Menariknya semua pertandingan yang dimainkan Italia di Olimpico semua usai dengan kemenangan. Pertama saat menaklukkan Amerika Serikat serta Austria semasing 1-0.

Selanjutnya Salvatore Schillaci serta teman-teman mengandaskan Rep. Ceko dengan score 2-0. Lalu di set 16 banyak,  Italia membuat malu Uruguay, 2-0.

Paling akhir di perempat final, Rep. Irlandia gagal 0-1 dari Gli Azzurri. Sayangnya Italia tidak berhasil ke final. Walau sebenarnya partai pucuk berjalan di Olimpico.

Di pada akhirnya final menghadapkan Jerman Barat kontra Argentina yang pada akhirnya Lothar Matthaus serta teman-teman.